Mubes Berakhir Manis, Kabinet Ekayana Siap Bawa BEM Universitas Prisma ke Era Baru

You are currently viewing Mubes Berakhir Manis, Kabinet Ekayana Siap Bawa BEM Universitas Prisma ke Era Baru

PRISMA.AC.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Prisma telah  sukses menyelenggarakan Musyawarah Besar (MUBES) sebagai forum tertinggi organisasi dalam  rangka mengevaluasi kinerja kepengurusan melalui penyampaian dan pembahasan Laporan  Pertanggungjawaban (LPJ), menetapkan status demisioner kepengurusan periode sebelumnya, serta  menetapkan arah kebijakan dan mengesahkan kepengurusan baru untuk periode 2026/2027. Kegiatan  ini berlangsung selama dua hari, dimulai pada tanggal 16 Maret 2026 pukul 19.00 WITA dan  dilanjutkan pada tanggal 17 Maret 2026. 

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi melalui menyanyikan lagu kebangsaan  Indonesia Raya dan Mars Universitas Prisma sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai  kebangsaan dan identitas institusi. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala Biro  Kemahasiswaan, Ma’am Sandra Paula Binambuni, S.H., M.H., yang menegaskan pentingnya  Musyawarah Besar sebagai wadah demokratis dalam menjaga keberlanjutan organisasi serta  mendorong lahirnya kepemimpinan mahasiswa yang bertanggung jawab dan berintegritas. 

Persidangan kemudian dipimpin oleh pimpinan sidang sementara yang terdiri dari Aurellie  Salshabilla Kirana Wibowo sebagai Pimpinan Sidang 1 Sementara, Leonella Taliwongso sebagai  Pimpinan Sidang 2 Sementara, dan Augrillia Virlie Komaling sebagai Pimpinan Sidang 3 Sementara.  Setelah pembacaan agenda kegiatan dan registrasi peserta, dilakukan verifikasi kuorum sebagai syarat  sahnya pelaksanaan sidang. 

Sidang Pleno I dilaksanakan dengan agenda pembahasan, pengesahan, dan penetapan agenda  sidang serta tata tertib persidangan. Seluruh peserta sidang secara mufakat menyetujui hasil  pembahasan tersebut, yang kemudian dituangkan dalam Surat Ketetapan Pleno I dan disahkan melalui  penandatanganan oleh pimpinan sidang.

Selanjutnya, Sidang Pleno II dilaksanakan dengan agenda utama pemaparan Laporan  Pertanggungjawaban (LPJ) BEM Universitas Prisma periode 2025. Setelah melalui proses  pembahasan dan evaluasi secara menyeluruh oleh forum, LPJ dinyatakan diterima dengan ketentuan  bahwa seluruh pengurus BEM periode 2025 yang belum melunasi kewajiban iuran diwajibkan untuk  menyelesaikan pembayaran dengan tambahan sebesar 50% dari nominal yang belum dilunasi.  Sebagai bentuk penutup masa bakti, dilakukan serah terima sertifikat kepengurusan serta serah terima  jabatan dari Presiden BEM 2025 kepada Presiden BEM 2026 terpilih. Hasil sidang tersebut kemudian  disahkan melalui pembacaan Surat Ketetapan Pleno II yang menetapkan status demisioner  kepengurusan sebelumnya. 

Memasuki Sidang Pleno III, forum melaksanakan proses pemilihan pimpinan sidang tetap  sebagai pengendali jalannya persidangan selanjutnya. Berdasarkan hasil musyawarah, ditetapkan  Yudhi Adi Pratama Husain sebagai Pimpinan Sidang 1, Mark Travis Joseph sebagai Pimpinan Sidang  2, dan Bright Hikaru Kotambunan Kumontoy sebagai Pimpinan Sidang 3. Penetapan ini kemudian  disahkan melalui Surat Ketetapan Pleno III yang ditandatangani oleh pimpinan sidang sementara,  serta dilanjutkan dengan prosesi serah terima palu sidang kepada pimpinan sidang tetap. 

Sidang Pleno IV kemudian dilaksanakan di bawah pimpinan Pimpinan Sidang 1, Yudhi,  dengan agenda pembahasan dan revisi Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART)  BEM Universitas Prisma. Setelah seluruh rangkaian pembahasan selesai dilaksanakan, sidang diskors  pada pukul 11.00 WITA dan dijadwalkan untuk dilanjutkan pada hari berikutnya guna membahas  agenda lanjutan. 

Pada tanggal 17 Maret 2026 pukul 18.00 WITA, sidang kembali dilanjutkan. Namun,  Pimpinan Sidang 1 dan 2 berhalangan hadir, sehingga Pimpinan Sidang 3 membuka forum untuk  menetapkan pengganti pimpinan sidang demi menjaga keberlangsungan dan keabsahan jalannya  persidangan. Berdasarkan kesepakatan forum, ditetapkan Adrian Nicholas Lumowa sebagai  Pimpinan Sidang 1 dan Belatrix Purukan sebagai Pimpinan Sidang 2, yang kemudian dilanjutkan  dengan serah terima palu sidang. 

Di bawah kepemimpinan Pimpinan Sidang 1 yang baru, Adrian, sidang Pleno IV dilanjutkan  dengan agenda penetapan kabinet dan struktur kepengurusan BEM Universitas Prisma periode  2026/2027. Wakil Presiden BEM terpilih memaparkan nama kabinet, logo kabinet, serta struktur  kementerian, yang kemudian disetujui secara mufakat oleh forum. Selanjutnya, Presiden BEM  terpilih membacakan susunan lengkap kepengurusan, yang kembali memperoleh persetujuan penuh  dari peserta sidang sebagai bentuk legitimasi organisasi.

Sebagai puncak kegiatan, dilaksanakan prosesi pelantikan pengurus BEM Universitas Prisma  periode 2026/2027 yang dipimpin oleh Presiden BEM terpilih melalui pembacaan ikrar dan Surat  Keputusan pelantikan. Prosesi pelantikan tersebut kemudian secara resmi disahkan oleh Pimpinan  Sidang 1 melalui ketukan palu sebanyak tiga kali sebagai simbol legitimasi penuh terhadap  kepengurusan yang baru. 

Sebagai tahapan akhir, Pimpinan Sidang 1 membacakan Surat Ketetapan Sidang Pleno IV  yang mencakup pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), penetapan  nama kabinet “Ekayana”, pengesahan logo dan struktur kementerian, serta pengesahan dan pelantikan  resmi kepengurusan BEM Universitas Prisma periode 2026/2027. Surat ketetapan tersebut kemudian  disahkan dan ditandatangani oleh pimpinan sidang sebagai bentuk legalitas formal atas seluruh hasil  Musyawarah Besar. 

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan Musyawarah Besar ini, diharapkan  kepengurusan BEM Universitas Prisma Kabinet Ekayana periode 2026/2027 mampu menjalankan  amanah organisasi secara profesional, menjunjung tinggi nilai integritas dan kolaborasi, serta  menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan mahasiswa dan institusi. (anl)

Penulis:
Adrian Nicholas Lumowa (BEM U-Prisma)
Editor: Samuel Towoliu

Samuel Towoliu

Head of Marketing, Universitas Prisma Manado